Laporan Keuangan Perusahaan Konstruksi Kontraktor

Laporan keuangan perusahaan konstruksi dan kontraktor merupakan financial statement yang dibentuk sang perusahaan yg bidang usahanya konstruksi dan kontraktor.

Tujuan laporan keuangan perusahaan konstruksi adalah buat menyediakan data-data keuangan yg mencerminkan kinerja dan kondisi keuangan perusahaan konstruksi. Data-data keuangan tadi digunakan sang manajemen perusahaan, investor & pemerintah (Dirjen Pajak).

Apa saja jenis laporan keuangan perusahaan konstruksi dan kontraktor? Dan bagaimana cara membuat laporan keuangan tadi? Ikuti pembahasannya ini dia…01: Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Konstruksi & Kontraktor

Sebagaimana jenis perusahaan lain, laporan keuangan jasa proyek konstruksi & laporan keuangan kontraktor adalah sama, terdiri menurut 5 jenis laporan keuangan, yaitu:Laporan Posisi Keuangan (Statements of Financial Position)Statements of Profit or Loss atau Laporan Laba RugiLaporan Perubahan Modal/ Laporan Perubahan Ekuitas (Statements of Changes in Equity)Laporan Arus Kas (Statements of Cash Flows)Catatan Atas Laporan Keuangan (Notes to the Financial Jasa Konstruksi medan Statements)***

Yuk diuraikan sekilas satu per satu ya..A: Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Kontraktor

Laporan Posisi Keuangan atau Neraca adalah jenis laporan keuangan jasa konstruksi yg menyajikan posisi aset, kewajiban, & modal perusahaan dalam saat disusun.

Biasanya dibentuk dalam akhir periode akuntansi.

Misalnya, per 31 Desember 2020.B: Laporan Laba Rugi Perusahaan Kontraktor

Laporan laba rugi perusahaan proyek konstruksi  adalah jenis laporan yang menyajikan kinerja perusahaan yg dicerminkan pada bentuk laba rugi selama periode tertentu.

Misalnya, keuntungan yang diperoleh perusahaan atau kerugian yg dialami perusahaan dalam periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2019.C: Laporan Perubahan Modal Perusahaan Kontraktor

Laporan perubahan modal perusahaan kontraktor merupakan jenis laporan keuanganyang menyajikan perubahan ekuitas perusahaan untuk periode yg berakhir pada tanggal tertentu.

Misalnya, laporan perubahan kapital buat tahun yang berakhir lepas 30 Juni 2020.D: Laporan Arus Kas Perusahaan Kontraktor

Laporan Arus Kas merupakan jenis laporan keuangan kontraktor yang menyajikan cash flow pada kegiatan operasi, investasi & pendanaan.

Misalnya, laporan arus kas untuk periode yg berakhir lepas 31 Juli 2020.E: Catatan Atas Laporan Keuangan Perusahaan Kontraktor

Catatan atas laporan keuangan merupakan jenis laporan keuangan konstruksi yang menyajikan penerangan rinci kondisi perusahaan.

Misalnya penjelasan generik perusahaan yg berisi waktu berdirinya, legalitas, jenis usaha, alamat, manajemen perusahaan.

Kemudian kebijakan akuntansi & penerangan Jasa Konstruksi komponen laporan keuangan.

Selanjutnya, kita akan membahas cara menyusun lima jenis laporan keuangan perusahaan konstruksi…02: Cara Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Konstruksi & Kontraktor

Proses dan cara menyusun laporan keuangan konstruksi merupakan jua sama menggunakan langkah-langkah menyusun laporan keuangan entitas perusahaan lain.

Yaitu dimulai dari analisis & pencatatan transaksi-transaksi keuangan ke pada jurnal akuntansi, baik jurnal umum juga jurnal khusus.

Dan ditutup langkah terakhir menggunakan menyusun laporan keuangan kontraktor lengkap.

Dan buat memudahkan pada model ini, saya hidangkan mulai transaksi usaha, dilanjutkan penyusunan kitabbesar .

Pembuatan buku akbar dilakukan sehabis proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan ke dalam jurnal akuntansi telah selesai dilakukan.

Yuk langsung saja dimulai ya…***A: Transaksi Keuangan dan Bisnis Perusahaan Konstruksi

Berikut ini transaksi-transaksi yang terjadi di PT Hebat Banget Konstruksi dan Kontraktor selama bulan Mei 2020:Transaksi lepas 2 Mei 2020:Pembelian Aktiva Tetap – Kendaraan senilai Rp 165.000.000. Dibayar tunai.Pembelian Aktiva Tetap – Alat Kerja sebesar Rp 81.750.000Transaksi tanggal tiga Mei 2020:Pembayaran ke pemasok material proyek Rp 9.000.000 dan BBM Rp 1.000.000Biaya Kantor Rp 154.900Pembelian Material Proyek (bahan pembantu) Rp 36.000Transaksi lepas 4 Mei 2020:Pembayaran biayaupah energi harian Rp 22.000.000Pembelian Material Proyek A Rp 652.500Pengadaan Material Proyek B Rp 110.000Pembelian Material Proyek C Rp 600.000Pembayaran Biaya Proyek D Rp 20.700Transaksi  lepas lima Mei 2020:Penerimaan Pendapatan Usaha Rp 9.506.000Hutang berdasarkan pihak ketiga senilai Rp 970.000Pembayaran Biaya Tol Rp 100.000Biaya BBM Rp 200.000Transaksi lepas 6 Mei 2020:Pembelian Material Proyek A Rp 169.000Biaya Proyek Rp 31.000Transaksi lepas 7 Mei 2020:Material Proyek B  Rp 9.000.000Biaya BBM Rp 1.000.000Biaya Lain-lain Proyek  Rp 100.000Transaksi lepas 8 Mei 2020:Material Proyek B Rp 3.000.000Biaya Tol angkut material proyek Rp 100.000Pendapatan Usaha berdasarkan penyelesaian proyek Rp 178.672.494Transaksi tanggal 15 Mei 2020:Hutang pada pihak ketiga Rp 18.231.887Pendapatan Usaha menurut penyelesaian proyek Rp 36.260.000Hutang ke Pak Adi Rp tiga.700.000Transaksi tanggal 17 Mei 2020:Biaya upah energi harian proyek konstruksi Rp dua.250.000Beban Proyek Rp 300.000Biaya BBM Rp 250.000Transaksi lepas 18 Mei 2020:Material Proyek (bahan pembantu) Rp 110.000Biaya BBM Rp 100.000Material Proyek C Rp 120.000

Transaksi lepas 19 Mei 2020:Pendapatan Usaha Rp 93.100.000Transaksi tanggal 20 Mei 2020:Hutang Rp 9.500.000Biaya Kantor (kerumahtanggan) Rp 503.500Biaya Kantor (konsumsi tempat kerja) Rp 153.000Material Proyek konstruksi Rp 9.000.000Biaya BBM (pengangkutan material proyek) Rp 1.000.000Transaksi tanggal 23 Mei 2020:Material Proyek B Rp 9.500.000Biaya Tol (pengangkutan material proyek) Rp 500.000Biaya Kantor (makan minum) Rp 101.500Transaksi tanggal 25 Mei 2020:Biaya Kantor (kerumahtanggaan) Rp 111.500Biaya Kantor (pemeliharaan) Rp 101.500Pendapatan Usaha Konstruksi Rp 9.450.000Transaksi tanggal 30 Mei 2020:Material proyek konstruksi baja Rp tiga.000.000B: Analisis Transaksi & Pencatatan Jurnal Akuntansi Perusahaan Konstruksi

Dari transaksi-transaksi keuangan & bisnis yg dilakukan sang PT Hebat Banget Konstruksi dan Kontraktor, selanjutnya kita analisis dan catat.

Tujuan analisis transaksi adalah buat mengetahui akun apa yang terpengaruh & bagaimana pengaruhnya?

Hasil dari analisis transaksi ini lalu dicatat ke pada jurnal akuntansi, baik jurnal umum, jurnal khusus, jurnal pembalik, dan jurnal koreksi.***

Dan berikut ini pencatatan jurnal akuntansi selama bulan Mei 2020:#1: Pencatatan jurnal transaksi tanggal dua Mei 2020:

[Debit] Pembelian Aktiva Tetap – Kendaraan senilai Rp 165.000.000[Debit] Pembelian Aktiva Tetap – Alat Kerja sebesar Rp 81.750.000[Kredit] Kas Bank Rp 246.750.000          #dua: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 3 Mei 2020:

[Debit] Pembayaran ke pemasok material proyek Rp 9.000.000 dan  BBM Rp 1.000.000[Dr] Beban Kantor Rp 154.900[Debit] Pembelian Material Proyek (bahan pembantu) Rp 36.000[Kredit] Kas Bank Rp 10.190.900            #3: Pencatatan jurnal transaksi lepas 4 Mei 2020:

[Debit] Pembayaran biayaupah tenaga harian  Rp 22.000.000[Debit] Pembelian Material Proyek A Rp 652.500[Dr] Pengadaan Material Proyek B Rp 110.000[Debit] Pembelian Material Proyek C Rp 600.000[Debit] Pembayaran Biaya Proyek D Rp 20.700[Kredit] Kas Bank Rp 23.383.200            #4: Pencatatan jurnal transaksi lepas lima Mei 2020:

[Debit] Kas Bank Rp 9.506.000[Kredit] Penerimaan Pendapatan Usaha Rp 9.506.000

[Debit] Kas Rp 970.000[kredit] Hutang menurut pihak ketiga senilai Rp 970.000

[Debit] Pembayaran Biaya Tol Rp 100.000[Debit] Biaya BBM Rp 200.000[Kredit] Kas Rp 300.000#5: Pencatatan jurnal transaksi lepas 6 Mei 2020:

[Debit] Pembelian Material Proyek A Rp 169.000[Debit] Biaya Proyek  Rp 31.000[Kredit] Kas Rp 200.000#6: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 7 Mei 2020:

[Debit] Material Proyek B  Rp 9.000.000[Debit] Biaya BBM Rp 1.000.000[Debit] Biaya Lain-lain Proyek  Rp 100.000[Kredit] Kas Rp 10.100.000#7: Pencatatan jurnal transaksi lepas 8 Mei 2020:

[Debit] Material Proyek B Rp 3.000.000[Debit] Biaya Tol angkut material proyek Rp 100.000[Kredit] Kas Rp 3.100.000          

Leave a Reply

Your email address will not be published.